BORNEONEWS, Tamiang Layang - Pemerintah Kabupaten Barito Timur terus mematangkan seluruh aspek persiapan pemberangkatan calon jemaah haji (CJH) tahun 2026. Upaya tersebut diwujudkan melalui rapat koordinasi lintas instansi yang digelar di Tamiang Layang, Rabu, 8 April 2026.
Rapat yang dipimpin Asisten I Setda Barito Timur, Ari Panan P Lelu, menghadirkan sejumlah instansi terkait, di antaranya Kantor Kementerian Agama, Polres Barito Timur, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satuan Polisi Pamong Praja, serta Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Barito Timur.
Forum ini menjadi langkah strategis untuk menyinergikan peran dan tanggung jawab masing-masing pihak dalam mendukung kelancaran proses pemberangkatan.
Dalam pembahasan, Pemkab memastikan sebanyak 103 CJH asal Barito Timur siap diberangkatkan, dengan tambahan enam orang sebagai cadangan.
Para jemaah terbagi dalam beberapa kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 4 sebanyak 2 orang, Kloter 7 sebanyak 99 orang, dan Kloter 8 sebanyak 2 orang yang akan diberangkatkan melalui Embarkasi Banjarmasin.
Ari Panan mengungkapkan, kesiapan tidak hanya difokuskan pada administrasi dan transportasi, tetapi juga pada aspek kesehatan jamaah. Saat ini, masih terdapat 22 CJH yang dijadwalkan menjalani vaksinasi lanjutan, meliputi vaksin meningitis, polio, dan Covid-19. Selain itu, terdapat 10 CJH yang masuk kategori prioritas, seperti lanjut usia, pengguna kursi roda, jamaah dengan risiko kesehatan tinggi, serta pendamping.
“Seluruh perangkat daerah kami minta bergerak aktif memastikan kesiapan sesuai tugas masing-masing, mulai dari transportasi, layanan kesehatan, hingga pengamanan. Ini penting agar proses pemberangkatan CJH Barito Timur berjalan lancar dan tanpa kendala,” tegasnya.
Pemkab juga menetapkan jadwal pelepasan CJH pada 1 Mei 2026 malam hari, menyesuaikan dengan jadwal keberangkatan kloter, khususnya kloter 7 dan kloter 8 yang diwajibkan sudah tiba di Asrama Haji Banjarmasin pada pukul 14.00 WITA. Penjadwalan ini disusun secara cermat agar seluruh jamaah dapat mengikuti tahapan keberangkatan sesuai ketentuan.
Untuk menjamin kelancaran perjalanan, rombongan CJH akan mendapatkan pengawalan dari Satuan Lalu Lintas Polres Barito Timur bersama Dinas Perhubungan. Selain itu, petugas medis dan panitia tingkat kabupaten turut mendampingi selama perjalanan menuju embarkasi guna memastikan kondisi jamaah tetap terpantau.
Ari Panan juga mengingatkan seluruh CJH agar menjaga kondisi fisik menjelang keberangkatan.
“Kami mengimbau jamaah untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat, menjaga asupan makanan, serta cukup beristirahat. Kesehatan yang prima menjadi kunci agar ibadah haji dapat dijalankan dengan optimal,” pungkasnya. (AGUSTINUS BOLE MALO/j)









