PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif guna memacu pertumbuhan ekonomi daerah.

Salah satu strategi baru yang disiapkan adalah dengan memperkuat jajaran birokrasi melalui rekrutmen sumber daya manusia (SDM) dari jalur kedinasan, yang dinilai memiliki kompetensi spesifik di bidang kewilayahan dan administrasi pembangunan.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari transformasi birokrasi di tengah upaya Pemko melakukan efisiensi belanja pegawai sesuai mandat UU Nomor 1 Tahun 2022 (HKPD).

Dengan mengandalkan tenaga ahli dari sekolah kedinasan, Pemko berharap dapat memiliki aparatur yang siap kerja dan memiliki integritas tinggi untuk mengawal berbagai proyek strategis dan kemudahan layanan perizinan di Kota Cantik.

Plt Kepala BKPSDM Kota Palangka Raya, Fauzi Rahman, menjelaskan bahwa penempatan lulusan kedinasan ini akan difokuskan pada sektor-sektor yang berkaitan langsung dengan pengembangan wilayah dan daya tarik investasi.

Menurutnya, dibutuhkan tenaga muda yang visioner untuk memetakan potensi daerah agar investor lebih tertarik menanamkan modalnya di Palangka Raya.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap formasi pegawai yang dibuka benar-benar memiliki dampak bagi peningkatan investasi," katanya, Kamis, 9 April 2026.

Ia mengataman jalur kedinasan ini menjadi salah satu opsi karena mereka dididik khusus untuk memahami tata kelola kewilayahan, sehingga koordinasi antara pemerintah dan pelaku usaha bisa berjalan lebih efektif dan efisien.

Lebih lanjut, Fauzi menambahkan bahwa penguatan SDM di sektor kewilayahan ini sangat penting untuk mendukung pemerataan pembangunan di seluruh kecamatan.

Dengan manajemen wilayah yang profesional, hambatan-hambatan administratif yang selama ini menjadi kendala investasi diharapkan dapat diminimalisir melalui inovasi dan digitalisasi layanan yang dibawa oleh para lulusan baru tersebut.

"Efisiensi bukan berarti berhenti merekrut, tapi memilih SDM yang mampu memberikan nilai tambah bagi daerah. Lulusan kedinasan adalah investasi jangka panjang untuk mewujudkan kota yang ramah investasi dan maju secara ekonomi," tutupnya. (HENDRI/R)