NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Pemerintah terus berupaya melakukan perluasan jaringan listrik di Kabupaten Lamandau di antaranya menyasar hingga enam desa di wilayah Kecamatan Belantikan Raya.

"Kami meminta semua pihak berperan aktif mendukung program ini, termasuk dunia usaha yang berinvestasi di wilayah Belantikan Raya maupun lainnya, agar jaringan listrik bisa direalisasikan serta memberi manfaat," kata Wakil Bupati Lamandau Abdul Hamid , Rabu 8 April 2026.

Pelaksanaan Program Listrik Desa ini diinisiasi oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang dibangun bekerja sama dengan Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) PLN Kalimantan Tengah.

Program listrik desa ini menjangkau sebanyak enam desa, meliputi Desa Karang Besi, Benuatan, Kahingai, Nanga Matu, Bintang Mengalih serta Petarikan.

Camat Belantikan Raya Fery Natalianto menjelaskan saat ini pengerjaan terus berjalan, jalur titik tiang listrik telah mulai dipasang dari wilayah Bayat menuju desa-desa di bagian hulu Belantikan Raya, serta dari Desa Batu Selipi menuju Desa Karang Besi. "Pemasangan tiang listrik hingga penarikan kabel ditargetkan dapat diselesaikan pada akhir bulan ini," jelasnya.

Menurutnya apabila tahapan pemasangan tiang dan jaringan utama rampung, maka aliran listrik diperkirakan dapat mulai dinikmati masyarakat dalam kurun waktu dua hingga tiga bulan berikutnya.

"Tahapan selanjutnya adalah pemasangan instalasi listrik ke rumah-rumah warga," tuturnya. Pihaknya berharap masyarakat dapat mendukung penuh program listrik masuk desa tersebut agar berjalan dengan aman, lancar dan sukses.

Dia mengatakan pentingnya dukungan masyarakat, termasuk kesediaan merelakan pohon maupun tanaman yang berada di jalur pembangunan tiang listrik untuk ditebang tanpa adanya tuntutan ganti rugi.

"Pembangunan jaringan listrik ini merupakan upaya penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah pedalaman Belantikan Raya. Kerja sama semua pihak sangat diperlukan," tukasnya.

ANTARA