BORNEONEWS, Kasongan – Dalam upaya mempererat tali silaturahmi dan memastikan kekhusyukan ibadah umat beragama, Bupati Katingan, Saiful, melaksanakan kunjungan kerja Safari Nyepi Tahun Saka 1948 di Desa Tumbang Baraoi, Kecamatan Petak Malai, Rabu, 8 April 2026.
Didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Katingan, Christian Rain, dan Ketua TP-PKK Kabupaten Katingan, Sumiati Saiful, kehadiran rombongan disambut hangat oleh masyarakat di Balai Basarah Kanderang Tingang.
Kegiatan ini juga dirangkai dengan penyerahan tali asih kepada pengurus Majelis Resort Hindu Kaharingan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Saiful menekankan bahwa Safari Nyepi merupakan momentum penting bagi pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat. Dengan populasi umat Hindu Kaharingan yang mencapai 1.017 jiwa di Kecamatan Petak Malai, ia ingin memastikan ritual keagamaan berjalan tanpa hambatan.
"Kami ingin memastikan saudara-saudara kita dapat melaksanakan ritual Nyepi dengan baik. Dari pantauan kami, ibadah berjalan lancar dan khidmat. Ini adalah kebahagiaan bagi kita semua," ujar Saiful.
Ia menambahkan bahwa kerukunan antarumat beragama adalah fondasi utama dalam menciptakan kedamaian dan kebahagiaan di tengah masyarakat Katingan yang majemuk.
Di sisi lain, Bupati Saiful memberikan catatan serius mengenai pengembangan sumber daya manusia (SDM) di bidang keagamaan. Ia mengakui bahwa Kabupaten Katingan masih menghadapi tantangan berupa kekurangan tenaga guru agama, termasuk bagi umat Hindu Kaharingan.
Menanggapi hal tersebut, Bupati menginstruksikan instansi terkait untuk:
Menjadikan pemenuhan guru agama sebagai prioritas perhatian ke depan.
Selain itu juga dirinya mendorong guru agama yang ada agar aktif memberikan pembinaan di jalur nonformal/masyarakat, bukan hanya di sekolah.
Memastikan pemahaman agama yang benar untuk mencegah pemahaman ekstrem yang berujung pada tindakan negatif.
Selain pesan keagamaan, Bupati Saiful memberikan peringatan keras terkait ancaman narkoba yang mulai merambah hingga ke wilayah pedesaan.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, perangkat desa, hingga orang tua untuk bersikap responsif.
"Narkoba adalah musuh nyata kita bersama. Mari kita jaga anak-anak kita, generasi muda kita, agar tidak menjadi korban. Jika ada indikasi peredaran, jangan ragu untuk melaporkannya kepada pihak berwenang," tegasnya menutup sambutan.
Apresiasi juga diberikan kepada Camat, Kepala Desa, serta tokoh agama setempat yang telah bekerja keras menjaga kondusivitas wilayah sehingga tercipta harmoni dalam menjalankan ajaran agama masing-masing. (ABDUL GOFUR/J)









