PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya Daerah Pemilihan (Dapil) I, Khemal Nasery, mengungkapkan belum adanya alokasi program pembangunan infrastruktur dasar fisik untuk Kelurahan Banturung pada APBD murni Tahun Anggaran 2026.

Hal tersebut disampaikan Khemal saat melaksanakan reses Masa Sidang II Tahun Sidang 2025/2026 di Kelurahan Banturung, Kamis, 9 April 2026.

“Dalam TA murni 2026 ini tidak ada program kegiatan pembangunan infrastruktur dasar fisik yang turun di Kelurahan Banturung,” ujar Khemal di hadapan warga.

Ia menilai kondisi tersebut menjadi perhatian serius, mengingat masih banyak kebutuhan dasar masyarakat yang mendesak untuk segera ditangani, terutama terkait infrastruktur lingkungan.

Menurut Khemal, tidak adanya alokasi anggaran ini akan menjadi dasar bagi DPRD untuk kembali memperjuangkan usulan masyarakat melalui perubahan anggaran maupun perencanaan tahun berikutnya.

Aspirasi yang dihimpun saat reses, lanjutnya, akan menjadi bahan utama dalam pembahasan bersama pemerintah daerah.

Ia menegaskan, DPRD tetap berkomitmen mengawal kebutuhan masyarakat, khususnya pembangunan jalan lingkungan, jembatan, serta fasilitas umum lainnya.

“Kami akan terus memperjuangkan agar ke depan ada alokasi anggaran yang bisa menjawab kebutuhan masyarakat di sini,” tegasnya.

Khemal juga berharap adanya sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah agar kebutuhan pembangunan di Kelurahan Banturung dapat segera terakomodasi. (MARINI/j)