PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur menegaskan pentingnya penguatan peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah atau TPAKD dalam menjawab berbagai tantangan inklusi keuangan di daerah. Hal ini disampaikan Penjabat atau Pj Sekretaris Daerah Kotawaringin Timur, Umar Kaderi dalam Rapat Koordinasi TPAKD Semester I Tahun 2026.

Dalam sambutannya, Umar menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai wujud nyata komitmen bersama antara pemerintah daerah, regulator, dan industri jasa keuangan dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah.

Menurutnya, keberadaan TPAKD saat ini semakin relevan, terutama dalam menghadapi berbagai kendala yang masih ditemui di lapangan. Di antaranya keterbatasan akses layanan keuangan di sejumlah wilayah, belum meratanya literasi masyarakat terhadap produk keuangan formal, serta perlunya penguatan kapasitas pemerintah daerah.

“Kami melihat masih ada tantangan yang perlu diselesaikan bersama. Oleh karena itu, peran TPAKD menjadi sangat penting untuk memastikan akses keuangan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya dalam rilis OJK Kalteng pada Kamis, 9 April 2026.

Ia berharap, rapat koordinasi tersebut tidak hanya menjadi ajang evaluasi program yang telah berjalan, tetapi juga mampu menghasilkan rekomendasi yang aplikatif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Selain itu, Umar menekankan pentingnya menjadikan forum TPAKD sebagai ruang belajar bersama dan berbagi pengalaman antar pemangku kepentingan, sehingga pelaksanaan program ke depan semakin terarah dan berkualitas.

“Forum ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas semua pihak, sehingga program TPAKD ke depan tidak hanya berjalan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala OJK Kalteng, perwakilan Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kalimantan Tengah, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur mewakili bupati, seluruh anggota TPAKD wilayah barat dan tengah, serta pimpinan lembaga jasa keuangan setempat. (TESTI PRISCILLA/j)