TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan, Ampera AY Mebas, melaksanakan pertemuan reses perorangan di Kelurahan Ampah Kota, Kamis, 9 April 2026. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi secara langsung, terutama terkait kebutuhan infrastruktur yang mendesak.

Pertemuan itu turut dihadiri Lurah Ampah Kota Davi Pramana, perwakilan pemerintah kecamatan serta penyuluh pertanian. Kehadiran unsur pemerintah setempat diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam menindaklanjuti berbagai usulan yang disampaikan warga kepada wakil rakyat.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi yang didominasi oleh kebutuhan pembangunan dan perbaikan infrastruktur. Di antaranya, permintaan akses jalan sepanjang 2,5 kilometer menuju lahan pertanian Kelompok Penyulung Jaya, pembangunan jalan menuju pemakaman Kristen Ampah Kota sepanjang 100 meter, serta perbaikan jembatan Sungai Tuyau yang dinilai sudah mendesak.

Selain itu, warga juga mengusulkan perbaikan titian usaha tani sepanjang 200 meter sebagai akses menuju persawahan, pembangunan jembatan penghubung dari Pasar Ampah ke Gang Bakti, peningkatan jalan usaha tani pada jalur Moloh–Jerep, hingga perhatian terhadap kondisi poros jalan Ampah–Muara Awang–Netampin yang menjadi jalur vital masyarakat.

Saat diwawancarai Ampera menjelaskan bahwa reses perorangan merupakan kegiatan yang dilakukan anggota DPRD di luar masa sidang untuk turun langsung ke daerah pemilihan guna menyerap aspirasi masyarakat.

“Reses ini adalah kewajiban kami sebagai wakil rakyat untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat di lapangan, agar kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kondisi riil,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh aspirasi yang diterima tidak berhenti pada tahap pencatatan semata, melainkan akan dibawa ke forum resmi DPRD untuk dibahas lebih lanjut.

“Setiap usulan akan kami inventarisasi, kemudian diperjuangkan dalam pembahasan bersama pemerintah daerah, baik melalui pokok-pokok pikiran DPRD maupun dalam proses perencanaan anggaran,” tegas Ampera.

Menurutnya, mekanisme tersebut menjadi jalur penting agar aspirasi masyarakat dapat masuk dalam program pembangunan daerah.

“Kami akan kawal usulan ini agar bisa masuk dalam prioritas pembangunan, terutama yang menyangkut kepentingan banyak orang seperti jalan dan jembatan,” katanya.

Ampera juga berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian serius terhadap berbagai kebutuhan yang disampaikan masyarakat Ampah Kota. Ia menilai, perbaikan infrastruktur tidak hanya meningkatkan konektivitas, tetapi juga berdampak langsung terhadap perekonomian warga, khususnya di sektor pertanian dan perdagangan.

“Harapan kami, aspirasi masyarakat ini dapat segera ditindaklanjuti. Infrastruktur yang baik akan membuka akses ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh,” pungkasnya. (AGUSTINUS BOLE MALO/H)