SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Seorang pedagang pentol berinisial S (51), ditemukan tewas di dalam kamar barak Jalan Delima 7, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Jumat, 10 April 2026.

Korban pertama kali ditemukan oleh warga bersama ketua RT setempat, karena meresa curiga lantaran selama tiga hari korban tidak kunjung keluar dari barak yang ditempatinya.

Kemudian, ketua RT bersama warga membuka paksa pintu barak korban. Setelah terbuka warga menemukan korban sudah dalam keadaan terbujur kaku diatas tempat tidurnya.

"Sudah tiga hari korban tidak keluar, pemilik barak sempat merasa curiga dan kami bersama sama melihat kondisi korban ternyata sudah meninggal dunia," kata Yayan Cahyani ketua RT.

Kemudian ketua RT tersebut melaporkan temuan jenazah korban ini kepada pihak kepolisian untuk dilakukan evakuasi. Saat ini jenazah korban telah dibawa ke RSUD dr. Murjani Sampit.

"Tadi sempat di cek oleh PMI ada bengkak di kaki korban, kemungkinan korban meninggal dunia karena sakit," ungkap Yayan.

Meski demikian belum diketahui secara pasti penyebab kematian pria asal Bojonegoro Jawa Timur ini. Namun, pihak kepolisian masih menunggu hasil visum dari rumah sakit. (BUDDI RAHMAT H/j)