PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Dinas Perikanan Kota Palangka Raya, Indriati Ritadewi, menindaklanjuti komitmen pendampingan kepada pelaku usaha perikanan di tingkat kelurahan.

Melalui penyuluh perikanan, Natalia Ujung Mangkin, pihaknya turun langsung ke lapangan untuk menggelar sesi diskusi produktif bersama kelompok masyarakat di wilayah Kelurahan Petuk Barunai.

Dalam kegiatan tersebut, tim dinas bertemu dan berdialog secara intensif dengan dua kelompok utama, yaitu Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Mitra Alam Sejahtera dan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Padat Karya yang ada di Kecamatan Rakumpit.

"Pertemuan ini menjadi sarana strategis untuk menyamakan persepsi serta membangun sinergi antara pemerintah dan masyarakat penggerak sektor perikanan," kata Natalia, Sabtu, 11 April 2026.

Berbagai materi krusial dibagikan dalam diskusi tersebut, salah satunya adalah pentingnya legalitas usaha bagi para pembudidaya. Kejelasan administrasi dan izin usaha dinilai menjadi fondasi utama agar produk yang dihasilkan memiliki kepastian hukum dan lebih mudah menembus pasar yang lebih luas.

Selain legalitas, tim penyuluh juga memaparkan mengenai standarisasi mutu, khususnya penerapan Cara Produksi Ikan yang Baik (CPIB). Standar ini diterapkan untuk menjamin keamanan pangan dan kualitas hasil budidaya, sehingga produk perikanan Kota Palangka Raya mampu bersaing dan dipercaya oleh konsumen.

Peran aktif masyarakat dalam pengawasan sumber daya ikan juga menjadi sorotan utama. Melalui kelompok Pokmaswas dan Pokdakan, masyarakat diharapkan tidak hanya berperan sebagai pelaku usaha, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam menjaga kelestarian dan keberlanjutan sumber daya alam di lingkungannya masing-masing.

“Bertemu langsung dengan para penggerak di lapangan selalu memberikan semangat baru untuk terus mendampingi. Terima kasih atas semangatnya hari ini Mari terus berkolaborasi demi masa depan perikanan yang lebih baik,” pungkasnya. (PATHUR/H)