SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit–  Ratusan murid Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang (MBK) mengikuti kegiatan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN). 

"Saya sangat mendukung kegiatan FLS3N dan O2SN untuk mencari talenta maupun kemampuan para anak didik yang mempunyai kelebihan di tingkat kecamatan, harapannya bisa berlanjut hingga tingkat nasional,” kata Sekretaris Camat MBK Rita Purwanto, Sabtu, 11 April 2026.

Itu ia sampaikan saat membuka Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) yang digelar di SDN 6 Mentawa Baru Hulu. Ia mengungkapkan kegiatan tersebut menjadi ajang penting untuk menggali potensi dan kemampuan anak-anak sejak dini.

Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada orang tua dan guru yang telah menjadi pendukung utama dalam perkembangan prestasi anak-anak.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada orang tua murid yang telah mendukung anaknya dan para guru yang membimbing dengan penuh dedikasi,” tuturnya.

Ketua Panitia FLS3N dan O2SN, Mardi Sumantri, menyampaikan kegiatan tersebut  diikuti oleh 220 peserta telah mendaftar dalam FLS3N, sementara 196 peserta mengikuti O2SN. Jumlah sekolah yang berpartisipasi mencapai 52 SD/MI di wilayah kecamatan tersebut.

“Untuk FLS3N, kami memiliki peserta di berbagai cabang lomba, yaitu gambar bercerita sebanyak 30 peserta, kriya 16, mendongeng 24, menulis cerita 22, menyanyi solo 34, dan pantomim 36 peserta,” rinci Mardi.

Sementara itu, cabang olahraga yang dilombakan dalam O2SN antara lain atletik dengan 37 peserta, renang 11 peserta, bulu tangkis 16 peserta, pencak silat 27 peserta, dan senam 26 peserta.

Kegiatan itu tidak hanya berfungsi sebagai ajang kompetisi, melainkan juga sebagai wadah pengembangan bakat sekaligus mempererat tali silaturahmi antar pelajar dan sekolah di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.

“FLS3N dan O2SN adalah momentum penting untuk menggali dan mengasah bakat anak-anak kita, sekaligus menumbuhkan semangat sportifitas dan kebersamaan,” jelas Mardi.

Dengan antusiasme tinggi dari para peserta dan dukungan penuh berbagai pihak, diharapkan kegiatan tersebut dapat menghasilkan insan-insan berprestasi serta memberikan motivasi lebih kuat bagi pendidikan dan pengembangan generasi muda di Kotawaringin Timur. (DEVIANA/R)