TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten Barito Timur menunjukkan respons cepat dalam menangani dampak kebakaran yang melanda Desa Bamban, Kecamatan Benua Lima. Melalui Dinas PUPR Perkim, bantuan rehabilitasi rumah langsung disalurkan kepada warga terdampak, Sabtu, 11 April 2026.

Bantuan tersebut diberikan kepada Ruste Kesuma, warga RT 05 RW 01, yang rumahnya mengalami kerusakan cukup parah akibat kebakaran yang terjadi beberapa hari sebelumnya.

Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

Kepala Bidang Perkim Dinas PUPR Perkim, Yerikho Y Hasayangan, menegaskan bahwa penanganan dilakukan secara cepat agar korban dapat segera memulihkan kondisi tempat tinggalnya.

“Kami dari Dinas PUPR Perkim Barito Timur memberikan bantuan sebesar Rp25 juta, dengan rincian Rp20 juta untuk material bangunan dan Rp5 juta untuk upah tukang,” ujarnya.

Bantuan tersebut disalurkan melalui Tenaga Fasilitator Lapangan yang bertugas mendampingi proses penyaluran hingga pemanfaatannya oleh penerima manfaat.

“Material akan diserahkan langsung kepada penerima manfaat agar bisa segera digunakan untuk perbaikan rumah yang terdampak,” jelasnya.

Kebakaran terjadi pada Kamis, 9 April 2026, yang dipicu oleh korsleting listrik. Peristiwa tersebut menyebabkan kerusakan pada bagian atap serta sebagian besar dinding rumah, dengan total kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Ruste Kesuma menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima dari pemerintah daerah. “Kami sangat berterima kasih karena sudah membantu kami. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk kami sekeluarga,” ucapnya.

Apresiasi serupa juga disampaikan Pemerintah Desa Bamban yang menilai langkah cepat pemerintah daerah sangat membantu warga yang terdampak musibah. Respons tersebut dinilai sebagai bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan serta mempercepat pemulihan masyarakat pascabencana. (AGUSTINUS BOLE MALO/R)