BORNEONEWS, Teheran – Perundingan antara Iran dan Amerika Serikat dipastikan berlanjut dengan tambahan waktu satu hari untuk mencapai kesepakatan lebih lanjut.
Media Iran melaporkan putaran baru negosiasi akan digelar pada Minggu, 12 April 2026, di Islamabad, Pakistan, sebagai kelanjutan pembicaraan yang telah dimulai sebelumnya.
Pemerintah Iran menegaskan dialog tetap berjalan meski kedua pihak masih memiliki sejumlah perbedaan pandangan.
“Negosiasi akan terus berlanjut meskipun terdapat sejumlah perbedaan,” demikian pernyataan pemerintah Iran melalui kanal resminya.
Pembicaraan ini berlangsung setelah adanya kesepakatan gencatan senjata selama dua pekan yang diumumkan sebelumnya.
Delegasi Iran dipimpin Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf, didampingi Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi, Ketua Dewan Keamanan Nasional Ali Akbar Ahmadian, serta Gubernur Bank Sentral Abdolnaser Hemmati.
Sementara itu, delegasi Amerika Serikat dipimpin Wakil Presiden J.D. Vance bersama utusan khusus Presiden Steve Witkoff dan Jared Kushner.
Perundingan tersebut diharapkan menjadi langkah awal menuju penyelesaian konflik yang melibatkan kedua negara, meski prosesnya diperkirakan masih menghadapi tantangan.
ANTARA









