JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta – Duel panas tersaji pada final Monte-Carlo Masters 2026 saat Carlos Alcaraz menghadapi Jannik Sinner, Minggu, 12 April 2026.

Pertandingan ini tidak hanya memperebutkan gelar juara, tetapi juga posisi puncak peringkat dunia ATP.

Alcaraz yang berstatus juara bertahan berambisi meraih gelar keduanya di Monte-Carlo. Sementara Sinner mengincar trofi pertamanya di turnamen tersebut sekaligus peluang merebut posisi nomor satu dunia.

“Saya rasa ini adalah tempat impian bagi semua pemain,” ujar Alcaraz.

Petenis asal Spanyol itu saat ini masih memimpin peringkat dunia dan berpeluang memperlebar jarak poin jika mampu mengalahkan rivalnya tersebut.

Namun, Alcaraz mengakui posisinya belum sepenuhnya aman, mengingat ia harus mempertahankan banyak poin di musim lapangan tanah liat Eropa.

“Cepat atau lambat saya bisa kehilangan posisi nomor satu,” katanya.

Di sisi lain, Sinner justru memiliki beban poin yang lebih ringan, sehingga peluangnya untuk merebut puncak klasemen dinilai terbuka.

Jika mampu mengalahkan Alcaraz, petenis Italia itu berpotensi kembali menduduki peringkat satu dunia.

Sinner menilai pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mengukur kemampuannya, terutama menjelang turnamen besar seperti Roland Garros.

“Ini kesempatan bagus untuk melihat level permainan saya saat ini,” ujarnya.

Secara head to head, Alcaraz masih unggul dengan 10 kemenangan dari 16 pertemuan, termasuk dominasi di lapangan tanah liat.

Meski demikian, persaingan keduanya diprediksi akan berlangsung ketat mengingat keduanya kini menjadi kekuatan dominan di tenis dunia.

Sejak pertengahan 2024, posisi puncak peringkat ATP memang didominasi oleh Alcaraz dan Sinner, menandai era baru persaingan di dunia tenis profesional.

ANTARA