JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta – Pesan Presiden Prabowo Subianto dalam Musyawarah Nasional Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) dinilai memberi motivasi besar bagi generasi muda pencak silat.

Salah satunya disampaikan pesilat muda Fiqih Bagus Pratama dari Perguruan Pencak Silat Satria Muda Indonesia.

Ia mengaku terinspirasi oleh pesan Presiden yang menekankan pentingnya menjaga pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.

“Pencak silat adalah budaya yang harus dilestarikan dan memiliki potensi besar untuk berprestasi di tingkat dunia,” ujarnya, Minggu, 12 April 2026.

Menurut Fiqih, pencak silat bukan sekadar olahraga, tetapi juga identitas budaya yang sarat nilai moral dan karakter.

Ia berharap pencak silat dapat semakin dikenal secara global, bahkan masuk dalam ajang Olimpiade di masa depan.

“Harapannya pencak silat bisa mendunia dan dikenal sebagai bela diri yang baik untuk generasi muda,” katanya.

Fiqih menilai dorongan tersebut menjadi motivasi bagi pesilat muda untuk meningkatkan kualitas diri melalui latihan yang lebih disiplin dan terarah.

Ia menegaskan kesiapan fisik dan mental menjadi kunci untuk bersaing di level internasional.

“Generasi muda harus mempersiapkan diri dengan matang dan berlatih lebih keras,” ucapnya.

Di akhir pernyataannya, Fiqih juga mendoakan agar Presiden dan jajaran pengurus IPSI terus diberi kesehatan dalam mengembangkan pencak silat di tingkat nasional maupun internasional.

ANTARA