PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Keberhasilan Kota Palangka Raya menembus peringkat 13 besar kota paling maju di luar Pulau Jawa menjadi pelecut semangat bagi pemerintah.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menegaskan bahwa pencapaian berdasarkan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025 tersebut harus menjadi pijakan untuk mencapai target yang lebih tinggi pada tahun 2026 mendatang.

Fairid menyampaikan bahwa skor 4,19 yang diraih saat ini merupakan cerminan dari tren positif pembangunan yang berjalan di jalur yang tepat.

Namun, ia mengingatkan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak cepat berpuas diri, mengingat tantangan global dan persaingan antarwilayah yang semakin ketat di masa depan.

Fokus utama pemerintah kota ke depan adalah memperkuat pilar-pilar yang menjadi indikator penilaian IDSD, terutama pada sektor infrastruktur dan adopsi teknologi.

Fairid menargetkan pada tahun 2026, efisiensi pelayanan publik berbasis digital akan semakin terintegrasi guna memberikan kemudahan maksimal bagi warga maupun calon investor yang ingin masuk ke Palangka Raya.

Selain aspek teknis, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui sektor kesehatan dan pendidikan juga menjadi prioritas dalam rencana strategis tahun depan.

Dengan pasar tenaga kerja yang lebih terampil, Fairid optimis produktivitas daerah akan meningkat secara signifikan, sehingga mampu mendongkrak peringkat daya saing kota di level nasional.

"Kita harus menjaga momentum ini agar terus berkelanjutan. Target kita di tahun 2026 bukan hanya sekadar mempertahankan angka yang ada, melainkan melakukan lompatan inovasi agar indeks daya saing kita bisa masuk dalam jajaran 10 besar nasional," katanya, Senin, 13 April 2026.

Dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung program pembangunan pemerintah.

Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah, sektor swasta, dan warga, visi Palangka Raya Makin Keren diharapkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi nyata dirasakan melalui kemajuan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat. (HENDRI)