PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Palangka Raya masuk dalam jajaran 13 besar kota paling maju di luar Pulau Jawa menjadi tonggak sejarah baru bagi pembangunan daerah.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menegaskan bahwa pencapaian ini adalah modal besar bagi seluruh elemen kota untuk terus bergerak maju menuju transformasi kota yang lebih modern dan berdaya saing tinggi.

Menyikapi data Indeks aDaya Saing Daerah (IDSD) 2025 yang menempatkan Palangka Raya dengan skor 4,19 Fairid menyampaikan bahwa hasil tersebut merupakan buah dari sinergi antara kebijakan pemerintah dan dukungan masyarakat.

Ia menekankan pentingnya menjaga momentum positif ini agar visi pembangunan jangka panjang dapat tercapai tepat waktu dan sasar.

"Capaian ini adalah milik seluruh warga Palangka Raya. Namun, tugas kita belum selesai. Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus berkolaborasi bersama pemerintah dalam membangun kota yang lebih modern, cerdas, dan nyaman bagi semua orang," katanya, Senin, 13 April 2026.

Modernisasi yang dimaksud oleh Fairid tidak hanya terpaku pada pembangunan fisik dan infrastruktur jalan, tetapi juga menyentuh aspek digitalisasi pelayanan publik.

Dengan penguatan pilar adopsi TIK dan inovasi, pemerintah kota berkomitmen untuk mempermudah akses informasi dan layanan administrasi bagi warga melalui sistem yang lebih transparan dan efisien.

Selain itu, Fairid menyoroti pentingnya peran masyarakat dalam menjaga ekosistem ekonomi lokal yang dinamis.

Menurutnya, partisipasi warga dalam menjaga keamanan, kebersihan, dan keramahtamahan kota akan menjadi magnet bagi pertumbuhan investasi yang lebih luas, sehingga mampu mendorong peningkatan kualitas pasar produk dan tenaga kerja lokal. (HENDRI)