BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Bidang Pendidikan dan Pelatihan Teknis Fungsional pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palangka Raya, Novitarya, kembali menegaskan sejumlah aspek krusial dalam pengelolaan aparatur sipil negara.
Penekanan ini disampaikan guna memastikan roda pemerintahan berjalan efektif dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
Salah satu fokus utama yang menjadi sorotan adalah kedisiplinan ASN. Menurutnya, kedisiplinan merupakan fondasi utama yang tidak bisa ditawar dalam menjalankan tugas negara.
Kepatuhan terhadap aturan, norma, dan jam kerja menjadi cerminan integritas seorang abdi negara yang harus terus dijaga dan ditingkatkan setiap harinya.
"Selain kedisiplinan, peningkatan kinerja juga menjadi prioritas agar layanan yang diberikan semakin berkualitas," katanya, Senin, 13 April 2026.
ASN dituntut untuk tidak hanya bekerja sesuai prosedur, tetapi juga mampu memberikan hasil yang maksimal, inovatif, dan solutif guna menjawab tantangan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang dinamis.
Novitarya juga mengingatkan terkait pelaksanaan skema Work From Home (WFH) atau kerja dari rumah. Ia menegaskan bahwa meskipun bekerja di luar kantor, para ASN wajib melaksanakannya sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku.
Pengembangan karir aparatur juga menjadi perhatian penting dalam pembinaan jangka panjang. BKPSDM mendorong setiap ASN untuk terus meningkatkan kompetensi melalui pendidikan dan pelatihan, sehingga jenjang karir dapat berkembang seiring dengan peningkatan kapasitas diri dan profesionalisme yang dimiliki.
“Dengan semangat ASN BerAKHLAK, mari terus tingkatkan kinerja dan kedisiplinan demi pelayanan publik yang lebih baik,” pungkasnya. (PATHUR/R)









