KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan – Musibah kebakaran hebat melanda kawasan permukiman di Desa Samba Katung, RT 09/RW 003, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, pada Senin, 13 April 2026 siang. 

Insiden yang terjadi saat warga tengah beraktivitas ini menghanguskan sedikitnya dua buah rumah warga dan dua unit toko.

Peristiwa bermula sekitar pukul 12.15 WIB. Menurut keterangan saksi mata yang juga Kepala Desa Samba Katung, Edi Kristanto (43), dirinya pertama kali mengetahui kebakaran setelah mendengar teriakan histeris warga. 

Saat mendatangi lokasi yang tepat berada di belakang rumahnya, api sudah berkobar hebat.

"Api terlihat pertama kali muncul dari rumah Bapak Nanda. Saat kejadian, rumah tersebut dalam keadaan kosong karena pemiliknya sedang berada di Kasongan," ungkap Edi.

Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sembari menunggu bantuan datang. 

Api dengan cepat merembet ke bangunan di sebelahnya karena jarak antar rumah yang sangat rapat, hingga ikut menghanguskan rumah dan toko milik Haji Alul (60).

Upaya pemadaman tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Katingan Tengah dibantu Tim Damkar dari Desa Samba Bakumpai segera terjun ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah. 

Setelah berjibaku selama hampir dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 14.05 WIB.

Meski penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang, dugaan sementara berdasarkan keterangan warga di lokasi kejadian mengarah pada hubungan pendek arus listrik (korsleting) dari dalam rumah Bapak Nanda.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, kerugian materiil yang diderita para korban tergolong besar. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp 900.000.000 (Sembilan Ratus Juta Rupiah), mengingat bangunan rumah beserta isinya dan tempat usaha (toko) ludes tak bersisa.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian sudah kondusif, namun garis polisi diperkirakan akan dipasang untuk keperluan olah TKP lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut. (ABDUL GOFUR/j)