PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Pantauan harga barang pokok (bapok) pada minggu kedua April 2026 periode 6 hingga 10 April menunjukkan adanya pergerakan harga yang bervariasi pada sejumlah komoditas utama.

Berdasarkan hasil pemantauan per Senin, 13 April 2026, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, sementara sebagian lainnya justru mengalami penurunan, terutama pada kelompok hortikultura.

Data mencatat kenaikan harga terjadi pada komoditas Beras Lembu dan Beras Lahap yang masing-masing naik sebesar 0,38 persen dibandingkan minggu sebelumnya. Selain itu, Cabai Rawit Merah mengalami kenaikan cukup signifikan sebesar 7,23 persen.

Kenaikan juga terjadi pada Bawang Merah sebesar 2,56 persen, Bawang Putih 2,86 persen, serta Gula Pasir (eceran) yang naik 2,78 persen. Sementara itu, Ikan Segar Nila mencatat kenaikan tertinggi yakni sebesar 10,00 persen.

Di sisi lain, sejumlah komoditas mengalami penurunan harga yang cukup tajam. Cabai Merah Besar turun sebesar 20,00 persen dan Cabai Merah Keriting turun 17,95 persen dibandingkan rata-rata minggu sebelumnya.

Penurunan juga terjadi pada Cabai Rawit Hijau sebesar 1,28 persen serta Daging Ayam Ras (boiler) yang turun 6,96 persen. Kondisi ini mengindikasikan adanya perbaikan pasokan di pasar, khususnya untuk komoditas cabai.

Secara pergerakan harian, harga cabai terpantau fluktuatif sepanjang minggu. Cabai Rawit Hijau mengalami kenaikan dari Rp110.000 menjadi Rp120.000 per kilogram di akhir minggu.

Sementara itu, Cabai Rawit Merah sempat naik dari Rp130.000 menjadi Rp140.000 per kilogram di pertengahan minggu, sebelum kembali turun menjadi Rp120.000 per kilogram.

Untuk komoditas lainnya, harga Bawang Merah dan Bawang Putih relatif stabil masing-masing di kisaran Rp50.000 dan Rp45.000 per kilogram. Sedangkan Daging Ayam Ras menunjukkan tren penurunan dari Rp45.000 menjadi Rp42.000 per kilogram.

Plt Kabid Perdagangan Disperindagkop UKM Kobar, Muhamad Suhendra, mengatakan fluktuasi harga pada minggu kedua April masih dalam batas wajar dan terkendali.

“Pergerakan harga pada periode ini relatif stabil meskipun terdapat fluktuasi pada beberapa komoditas seperti cabai dan daging ayam. Kami terus melakukan pemantauan untuk memastikan ketersediaan pasokan dan menjaga stabilitas harga di pasaran,” ujarnya.

Secara keseluruhan, perkembangan harga barang pokok pada minggu kedua April 2026 menunjukkan kondisi yang relatif terkendali, dengan kecenderungan penurunan pada beberapa jenis cabai serta kenaikan moderat pada sejumlah komoditas lainnya.

Pemerintah daerah melalui bidang perdagangan juga akan terus melakukan pengawasan guna menjaga stabilitas harga serta daya beli masyarakat. (DANANG/j)