BORNEONEWS, Kuala Kurun – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menyalurkan bantuan pangan pemerintah (BPP) kepada 10.591 warga kurang mampu yang telah ditetapkan sebagai penerima.
Penyaluran dilakukan bersama Perum Bulog dengan dukungan sejumlah perangkat daerah dan pemangku kepentingan.
Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Gumas, Eigh Manto, mengatakan bantuan yang diberikan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi Februari-Maret 2026.
“Setiap penerima mendapatkan 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng. Bantuan ini disalurkan kepada 10.591 warga yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan di Gunung Mas,” ujarnya, Senin, 13 April 2026.
Ia menjelaskan, penyaluran dilakukan langsung kepada penerima manfaat dengan disertai proses pendataan dan verifikasi guna memastikan bantuan tepat sasaran.
Distribusi bantuan mencakup seluruh kecamatan, di antaranya Kecamatan Kurun sebanyak 1.756 penerima, Tewah 1.738 penerima, Rungan Hulu 945 penerima, hingga Damang Batu 650 penerima.
Program ini merupakan bagian dari penugasan Badan Pangan Nasional (Bapanas) kepada Bulog untuk menyalurkan bantuan pangan secara nasional.
Secara nasional, bantuan menyasar 33,24 juta keluarga penerima manfaat untuk periode Februari-Maret 2026, dengan total penyaluran mencapai 664,8 ribu ton beras dan 132,9 ribu kiloliter minyak goreng.
Pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sebesar Rp11,92 triliun untuk mendukung program tersebut.
Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menargetkan penyaluran bantuan pangan dapat rampung hingga akhir April 2026.
Pemkab Gunung Mas berharap bantuan ini mampu membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga ketahanan pangan di daerah.









