BORNEONEWS, Nanga Bulik – Penyelenggaraan Bazar Lamandau Vol. 2 terbukti mampu mendorong perputaran ekonomi masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk berkembang.
Kegiatan yang digelar sejak 4 April dan resmi ditutup oleh Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid, di Bundaran Alun-Alun Nanga Bulik, Minggu malam, 12 April 2026, berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari masyarakat.
Selama pelaksanaan bazar, aktivitas ekonomi terlihat meningkat signifikan. Berbagai produk lokal dipasarkan, transaksi jual beli berlangsung ramai, dan pelaku UMKM mendapatkan kesempatan untuk memperluas jangkauan pasar mereka.
Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid, menegaskan bahwa bazar tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan.
“Terlihat jelas adanya peningkatan aktivitas ekonomi selama kegiatan ini berlangsung. Ini menjadi bukti bahwa bazar mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, bazar menjadi wadah strategis bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk, meningkatkan penjualan, serta membangun jaringan usaha yang lebih luas.
Ia juga menambahkan, keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat yang turut berpartisipasi aktif.
“Sinergi yang terbangun mampu menciptakan kegiatan yang produktif dan memberikan manfaat langsung bagi perekonomian daerah,” katanya.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Lamandau berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain meningkatkan pendapatan masyarakat, bazar juga diharapkan mampu membuka peluang kerja baru dan mendorong lahirnya wirausaha-wirausaha lokal.
"Dengan hasil yang dirasakan saat ini, Bazar Lamandau dinilai menjadi salah satu langkah konkret dalam memperkuat ekonomi berbasis masyarakat serta mendorong kemandirian UMKM di daerah." Tutupnya (NATALIA KRISTIN/y)









