LAMANDAU –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid, menekankan pentingnya solusi bersama dalam pembangunan listrik saat memimpin musyawarah di Desa Bayat, baru-baru ini.

Musyawarah digelar terkait pembangunan tiang listrik yang melintasi lahan kebun milik Koperasi Karya Sehati Bayat. Pemerintah daerah memfasilitasi pertemuan tersebut sebagai upaya mencari titik temu atas persoalan yang muncul di masyarakat.

Abdul Hamid menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk hadir dan menjembatani berbagai kepentingan agar pembangunan tetap berjalan tanpa mengabaikan hak masyarakat.

“Kami ingin semua pihak duduk bersama, menyampaikan aspirasi, dan mencari solusi terbaik yang adil bagi semua,” ujarnya, senin, 13 April 2026

Ia menegaskan bahwa pendekatan dialog dan musyawarah menjadi kunci dalam menyelesaikan persoalan yang melibatkan berbagai pihak, baik pemerintah, perusahaan, maupun masyarakat.

Menurutnya, melalui forum musyawarah, berbagai kendala yang sebelumnya menjadi perdebatan dapat dibahas secara terbuka dan konstruktif sehingga tercapai kesepahaman bersama.

“Kesepakatan yang dihasilkan diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendukung pembangunan listrik serta mewujudkan Lamandau Terang 2026,” tegasnya.

Hasil musyawarah tersebut kemudian dirumuskan dalam sejumlah poin kesepakatan yang diharapkan menjadi dasar bersama dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (NATALIA KRISTIN/y)