PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia atau Pengprov TI Kalimantan Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) serta Refreshing Penguji Daerah Angkatan II.

Kegiatan yang berlangsung pada 11–12 April 2026 di Palangka Raya ini menjadi langkah strategis dalam memastikan standar kompetensi penguji tetap selaras dengan ketentuan nasional. Sebanyak 20 pelatih terbaik dari berbagai daerah di Kalteng ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Ketua Pengprov TI Kalteng, Dedy Indarto, menegaskan bahwa peserta yang mengikuti diklat merupakan pelatih pilihan dengan kualifikasi tinggi, yakni pemegang sabuk hitam minimal DAN III Kukkiwon.

“Ini langkah penting untuk menyiapkan penguji resmi sekaligus memperbarui lisensi yang telah habis masa berlakunya,” kata Dedy kepada Borneonews pada Selasa, 14 April 2026.

Menurutnya, kualitas penguji menjadi salah satu kunci utama dalam mencetak atlet berprestasi.

"Oleh karena itu, peningkatan kapasitas melalui pelatihan berkelanjutan menjadi prioritas organisasi," tuturnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir penguji daerah yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas tinggi dalam menjalankan tugas penilaian. (TESTI PRISCILLA/H)