PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Palangka Raya menerima kunjungan kerja sekaligus koordinasi dan konsultasi dari jajaran Pemerintah Kabupaten Seruyan pada Selasa 14 April 2026.

Rombongan delegasi terdiri dari unsur DPMPTSP, Bagian Organisasi Sekretariat Daerah, serta Inspektorat Kabupaten Seruyan yang hadir khusus untuk berbagi wawasan dan praktik terbaik.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB di lantai 3 kantor DPMPTSP Kota Palangka Raya ini disambut langsung oleh Plt. Kepala Dinas DPMPTSP Kota Palangka Raya, Vallery Budianto.

Kehadiran narasumber dari unsur pimpinan menunjukkan kesiapan pihaknya untuk membuka ruang diskusi yang luas dan konstruktif bagi daerah yang ingin belajar.

Fokus utama dari diskusi dan pertemuan ini adalah strategi serta praktik terbaik dalam upaya meraih predikat Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Delegasi Seruyan menilai Palangka Raya memiliki pengalaman dan capaian yang patut dijadikan rujukan dalam membangun birokrasi yang bersih dan berintegritas.

Dalam sesi diskusi, rombongan dari Kabupaten Seruyan secara aktif menggali informasi mendalam mengenai langkah-langkah yang telah dilakukan oleh DPMPTSP Kota Palangka Raya.

Salah satu poin utama yang dibahas adalah bagaimana membangun komitmen integritas yang kuat di kalangan aparatur hingga menyusun fondasi tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.

Selain itu, delegasi juga mempelajari strategi konkret yang disiapkan dalam rangka pencapaian Zona Integritas dan WBK.

Mulai dari aspek pelayanan publik, pengawasan internal, hingga inovasi-inovasi yang diterapkan untuk meminimalkan risiko penyimpangan dan menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari praktik korupsi.

"Saya berharap pengalaman yang dibagikan dapat menjadi bekal berharga bagi Kabupaten Seruyan dalam menyukseskan program serupa, sehingga tercipta birokrasi yang bersih, melayani, dan dipercaya oleh masyarakat luas," pungkasnya. (PATHUR/H)