PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam Diklat dan Refreshing Penguji Daerah Angkatan II, para peserta tidak hanya mendapatkan materi teoritis, tetapi juga pembekalan teknis yang mendalam terkait berbagai aspek penilaian dalam taekwondo.

Materi yang diberikan mencakup teknik poomsae dan hanmadang yang menitikberatkan pada ketepatan gerakan, tempo, serta pemahaman filosofi jurus.

Selain itu peserta juga dibekali pemahaman terbaru mengenai aturan pertandingan kyorugi sesuai regulasi dunia.

“Penguji harus paham teknis dan administrasi, agar hasil penilaian benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Dedy pada Selasa, 14 April 2026.

Tak hanya aspek teknik, metodologi penilaian juga menjadi perhatian utama, termasuk standar pemberian poin dan kelulusan dalam Ujian Kenaikan Tingkat (UKT).

Peserta juga dilatih dalam administrasi pelaporan hasil ujian secara digital yang terintegrasi dengan sistem pusat PBTI.

Ketua Pengprov TI Kalteng, Dedy Indarto menyebutkan bahwa penguasaan materi secara menyeluruh menjadi syarat mutlak bagi seorang penguji.

"Dengan pembekalan ini, para peserta diharapkan mampu menjalankan tugas sebagai penguji secara profesional dan sesuai standar," tuturnya.(TESTI PRISCILLA)