BORNEONEWS, Palangka Raya – SMK Negeri 1 Palangka Raya kembali melaksanakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Tahun 2026 dengan skema dua tahap yang terintegrasi dengan sertifikasi dan keterlibatan dunia industri.
Tahap pertama UKK difokuskan pada Bidang Keahlian Konstruksi yang diawali dengan Pemberian Kompetensi Tambahan (PKT) dan dilanjutkan dengan sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) oleh Balai Jasa Konstruksi Wilayah V Banjarmasin.
“Dalam kegiatan ini, siswa tidak hanya diuji, tapi juga mendapatkan pengakuan kompetensi melalui sertifikasi resmi. Ini menjadi bekal penting bagi mereka saat terjun ke dunia kerja,” ujar Kepala SMKN 1 Palangka Raya, Sri Sundari seperti dikutip borneonews pada Selasa, 14 April 2026.
Pelaksanaan tahap pertama berlangsung pada 1–2 April dan dilanjutkan pada 7 April 2026 dengan melibatkan siswa kelas XII dari beberapa konsentrasi keahlian, yakni Teknik Geomatika, Desain Permodelan Informasi Bangunan, Teknik Perawatan Gedung, serta Teknik Konstruksi Perumahan, dengan penilaian oleh asesor kompeten.
Sementara itu tahap kedua UKK dilaksanakan pada 8 hingga 10 April 2026 dengan melibatkan seluruh 13 program keahlian dan menggandeng 13 mitra Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) sebagai penguji eksternal, termasuk pada kompetensi Teknik Sepeda Motor yang diuji langsung oleh pihak dealer Cahaya Indah Motor.
Sri Sundari berharap pelaksanaan UKK yang terstruktur dan melibatkan berbagai pihak ini mampu menghasilkan lulusan yang siap kerja, profesional, serta memiliki daya saing tinggi dalam mendukung kualitas pembangunan di Kalimantan Tengah. (HERMAWAN DP/R)
UKK SMKN 1 Palangka Raya Integrasikan Sertifikasi dan Industri
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Gubernur Kalteng Tegaskan Komitmen Siapkan Fasilitas Kesehatan Warga Terdampak Kabut Asap
Luas Karhutla Kalteng 2026 Sekitar 15 Kali Lipat Tahun Lalu, Seruyan dan Kotim Melonjak Tajam
OJK Kalteng Perkuat Inklusi Keuangan hingga Desa, Sasar Penyandang Disabilitas dan Pelajar
Menkes Apresiasi Penanganan ISPA Pemko Palangka Raya di Tengah Kabut Asap
Polusi Udara Kalteng Tertinggi, Saat Menkes RI Kunjungan Ke Kota Palangka Raya
Menkes Ungkap Dampak Kabut Asap di Kalteng, Pasien Masuk RS Naik Tiga Kali Lipat
Komentar (0)
Memuat komentar…







