PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya menempatkan penguatan Pilar 6 dalam Indeks Daya Saing Daerah (IDSD), yaitu Keterampilan, sebagai fokus utama dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang kompetitif.

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menegaskan bahwa kualitas tenaga kerja sangat menentukan arah kemajuan daerah di masa depan.

Menurutnya, infrastruktur yang megah tidak akan memberikan dampak optimal tanpa didukung oleh masyarakat yang memiliki keahlian dan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Zaini menjelaskan bahwa pilar keterampilan ini mencakup peningkatan kualitas pendidikan formal maupun non-formal bagi seluruh warga.

Ia mendorong optimalisasi balai-balai latihan kerja (BLK) agar dapat memberikan pelatihan vokasi yang sesuai dengan potensi lokal dan permintaan pasar industri.

"Dengan membekali pemuda dengan sertifikasi keahlian tertentu, diharapkan angka pengangguran terbuka di Palangka Raya dapat terus ditekan secara signifikan," katanya, Selasa, 14 April 2026.

Lebih lanjut, Zaini menyoroti pentingnya sinkronisasi antara dunia pendidikan dan dunia usaha. Ia meminta lembaga pendidikan di Kota Palangka Raya untuk lebih adaptif dalam menyesuaikan kurikulum dengan perkembangan teknologi dan tren ekonomi terbaru.

"Kolaborasi ini sangat krusial agar para lulusan sekolah maupun perguruan tinggi memiliki kesiapan mental dan teknis untuk langsung terjun ke dunia kerja atau bahkan menciptakan lapangan kerja sendiri," ujarnya.

Zaini juga menekankan pentingnya penguasaan bahasa asing dan keterampilan lunak (soft skills) seperti kepemimpinan dan kerja sama tim. Ia menilai, di tengah persaingan global yang semakin ketat, SDM Palangka Raya harus memiliki kepercayaan diri untuk bersaing dengan tenaga kerja dari luar daerah.

"Pemerintah kota berkomitmen untuk memfasilitasi berbagai forum literasi dan pelatihan bagi generasi muda guna mengasah bakat-bakat terpendam mereka," pungkasnya. (HENDRI/R)