BORNEONEWS, Pangkalan Bun - DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menyampaikan sejumlah rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna yang digelar 13 April 2026.
Anggota DPRD Kobar, Muhammad Syamsuri menyampaikan bahwa secara umum penyelenggaraan pemerintahan daerah selama tahun 2025 telah berjalan dengan baik, meskipun masih terdapat sejumlah catatan penting yang perlu menjadi perhatian pemerintah daerah ke depan.
“Secara umum penyelenggaraan pemerintahan daerah tahun 2025 berjalan baik, namun DPRD memberikan sejumlah catatan evaluasi untuk perbaikan di berbagai sektor,” jelasnya.
Dari sisi pertumbuhan ekonomi, DPRD mencatat capaian sebesar 5,83 persen pada tahun 2025. Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2024, namun masih lebih rendah dibandingkan tahun 2023 sebesar 6,10 persen dan tahun 2022 sebesar 6,01 persen.
“Untuk itu, kami merekomendasikan agar pemerintah daerah memperkuat program UMKM, meningkatkan kemudahan perizinan, serta mengoptimalkan realisasi investasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik,” jelasnya.
Sementara itu, dari sisi kependudukan, jumlah penduduk Kobar pada tahun 2025 tercatat sekitar 290 ribu jiwa dengan penambahan sekitar 3.000 jiwa. Angka ini mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 9.000 jiwa per tahun.
Selain itu, DPRD juga memberikan rekomendasi di sektor lain, seperti keuangan daerah, kesehatan, dan pendidikan.
“Kami mendorong peningkatan efektivitas penggunaan anggaran, penguatan layanan kesehatan, serta peningkatan kualitas pendidikan demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (WAHYU KRIDA/R)









