PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menjelaskan pemerintah berfokus pada seberapa besar dukungan daerah terhadap sektor swasta untuk tumbuh, termasuk kemudahan dalam memulai usaha serta kemampuan perusahaan dalam beradaptasi terhadap perubahan pasar.

Menurutnya, dinamika bisnis yang tinggi mencerminkan ekosistem ekonomi yang sehat dan kompetitif di Kota Cantik.

Zaini menekankan bahwa kunci dari dinamika bisnis yang positif adalah pemangkasan birokrasi dan kemudahan perizinan bagi para wirausahawan.

Ia ingin agar Palangka Raya menjadi tempat yang ramah bagi para startup dan pelaku usaha baru untuk merealisasikan ide-ide mereka tanpa terganjal prosedur yang berbelit-belit.

"Kita harus menciptakan iklim di mana orang tidak takut untuk memulai bisnis. Pemerintah hadir untuk mempermudah, bukan mempersulit proses lahirnya unit-unit usaha baru," katanya, Selasa, 14 April 2026.

Lebih lanjut, Zaini memaparkan bahwa fleksibilitas perusahaan dalam merespons tantangan ekonomi global juga menjadi bagian penting dari pilar ini.

Pemerintah daerah terus mendorong para pelaku usaha untuk tidak kaku dan berani melakukan transformasi, terutama dalam adopsi teknologi.

"Bisnis yang dinamis adalah bisnis yang mampu beradaptasi. Kami mendorong sektor swasta di Palangka Raya untuk terus berinovasi agar tetap relevan di tengah persaingan yang semakin ketat," pungkasnya. (HENDRI/j)