PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, secara tegas menyoroti pentingnya akses setara di pasar tenaga kerja bagi kaum perempuan dan kelompok disabilitas.

Menurutnya, pemenuhan hak atas pekerjaan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi adalah langkah krusial dalam membangun ekosistem ekonomi yang lebih adil dan merata di Kota Cantik.

Dia mengungkapkan bahwa kesetaraan peluang kerja bukan sekadar isu sosial, melainkan salah satu indikator utama dalam mengukur daya saing suatu daerah.

Daerah yang mampu menyerap tenaga kerja secara inklusif dinilai memiliki ketahanan ekonomi yang lebih baik dan mampu beradaptasi dengan dinamika global.

"Kesetaraan peluang ini merupakan bagian dari indikator daya saing daerah yang inklusif. Kita ingin memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah," katanya, Selasa, 14 April 2026.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keberagaman talenta di lingkungan kerja membawa dampak positif bagi inovasi.

Keterlibatan perempuan dan penyandang disabilitas diyakini akan memberikan perspektif baru serta solusi kreatif yang mungkin tidak terpikirkan sebelumnya, sehingga mampu mendorong kemajuan ekonomi daerah secara signifikan.

Pemerintah Kota Palangka Raya pun berharap agar sektor swasta dapat menjadi mitra strategis dalam mewujudkan visi ini.

Zaini mengimbau para pelaku usaha dan perusahaan yang beroperasi di wilayahnya untuk mulai mengadopsi kebijakan internal yang lebih ramah terhadap keberagaman dan inklusivitas.

"Kami berharap sektor swasta di Palangka Raya semakin terbuka dalam menerapkan prinsip keberagaman dan inklusivitas di lingkungan kerja mereka. Kolaborasi antara pemerintah dan swasta sangat dibutuhkan untuk menciptakan lapangan kerja yang ramah bagi semua," pungkasnya. (HENDRI/J)