SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Zona III Kalimantan Tengah (Kalteng) digelar serentak di Aquarius Boutique Hotel Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Selasa, 14 April 2026.

Kegiatan tersebut mencakup wilayah Kotim, Seruyan, Kotawaringin Barat (Kobar), dan Sukamara sebagai bagian dari konsolidasi partai dalam menghadapi agenda politik ke depan.

"Tentu muscab ini dilaksanakan ada beberapa agenda. Yang pertama adalah mengevaluasi seluruh kepengurusan DPC-PKB, yang kedua untuk menyusun rencana strategi dan program kerja, kemudian yang ketiga adalah mengetapkan target dan tujuan PKB menuju pemilu 2029," kata Ketua DPW PKB Kalteng Rahmanto Muhidin.

Selain itu, Muscab juga menjadi titik awal konsolidasi partai dalam mempersiapkan kemenangan pada Pemilu mendatang. Ia menegaskan bahwa seluruh kader PKB mulai menggerakkan langkah pemenangan sejak saat ini.

"Dengan dilaksanakannya muscab hari ini, artinya gerak langkah menuju kemenangan Pemilu 2029 sudah dimulai. PKB mempersiapkan diri untuk meraih kemenangan demi kepentingan rakyat," tegasnya.

Ia menambahkan, kemenangan politik yang diraih nantinya bukan menjadi tujuan akhir, melainkan sarana untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

"Kekuasaan bukan tujuan, melainkan alat untuk menghadirkan keadilan sosial dan kesejahteraan bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kalimantan Tengah," tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran kader PKB untuk hadir di tengah masyarakat, terutama dalam menjawab persoalan di sektor pertanian dan perikanan yang menjadi potensi utama di wilayah barat Kalteng.

"Kader PKB harus hadir membantu petani yang membutuhkan pupuk, bibit, dan lahan, serta nelayan yang menghadapi berbagai tantangan. PKB harus menjadi wadah perjuangan masyarakat," katanya.

Melalui Muscab tersebut, diharapkan akan lahir calon ketua DPC dari empat kabupaten yang selanjutnya akan mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) pada 23 April 2026.

Proses tersebut akan berujung pada pelantikan pengurus DPC PKB secara nasional yang direncanakan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun PKB pada 22 Juli 2026 di Jakarta.

Rahmanto menjelaskan, setiap calon ketua DPC diwajibkan menyusun proposal berisi komitmen, strategi, dan program kerja sebagai dasar penilaian dari DPP PKB.

"Proposal itu akan menjadi kontrak kinerja bagi ketua DPC ke depan, sehingga target partai dapat dijalankan secara terukur," ujarnya.

Ia menambahkan, kepengurusan baru nantinya akan fokus pada penataan organisasi, pembentukan badan otonom hingga tingkat desa, serta persiapan calon legislatif di seluruh daerah pemilihan.

Selain menargetkan kemenangan pada Pemilu 2029, PKB juga berkomitmen untuk berperan aktif dalam kontestasi pemilihan kepala daerah di masing-masing wilayah.

"Muscab ini diharapkan menjadi momentum memperkuat struktur partai sekaligus mempersiapkan langkah politik PKB ke depan," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/y)