KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, mulai mematangkan rencana integrasi jalan kabupaten dengan jalan khusus industri sebagai upaya memperkuat konektivitas sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Pembahasan tersebut mencakup integrasi ruas jalan Timpah–Mantangai dengan jalur industri sepanjang kurang lebih 50 kilometer yang saat ini dikembangkan oleh pihak swasta.

Sekretaris Daerah Kapuas, Usis I Sangkai, menegaskan bahwa langkah ini bertujuan mengoptimalkan fungsi jalan, tidak hanya untuk mobilitas masyarakat, tetapi juga untuk mendukung aktivitas sektor industri di wilayah tersebut.

“Integrasi ini diharapkan mampu memberikan manfaat ganda, baik bagi masyarakat maupun sektor industri, sehingga berdampak langsung pada peningkatan ekonomi daerah,” ujarnya, Selasa, 14 April 2026.

Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah bersama pihak swasta melakukan penyamaan persepsi terkait berbagai aspek penting, mulai dari perizinan, teknis tata ruang, hingga skema kerja sama yang akan diterapkan ke depan.

Usis menekankan, Pemkab Kapuas harus berperan aktif dalam setiap tahapan pengembangan infrastruktur, termasuk dalam pengamanan aset daerah yang terlibat dalam proyek tersebut.

“Pemerintah daerah harus mengambil peran strategis. Setiap aspek akan kami kaji secara menyeluruh sebelum keputusan final diambil, dan akan dibahas kembali bersama pihak swasta untuk mematangkan teknisnya,” tegasnya.

Selain fokus pada pengembangan jalan, rapat koordinasi juga membahas pemanfaatan aset milik pemerintah daerah yang digunakan oleh pihak swasta. Hal ini dilakukan guna memastikan pengelolaan aset tetap sesuai regulasi serta memberikan kontribusi optimal bagi daerah.

Melalui sinergi antara pemerintah dan sektor swasta, Pemkab Kapuas optimistis percepatan pembangunan infrastruktur dapat terwujud, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah setempat.