BORNEONEWS, Jakarta – Javier Mascherano resmi mengundurkan diri dari jabatan pelatih kepala Inter Miami, mengakhiri periode suksesnya bersama klub yang diperkuat Lionel Messi.
Keputusan tersebut diumumkan Mascherano pada Selasa malam WIB, 14 April 2026, melalui pernyataan resmi klub, dengan alasan pribadi meski ia baru saja mencatatkan musim gemilang bersama tim.
“Saya memutuskan mengakhiri masa jabatan saya sebagai pelatih kepala Inter Miami. Terima kasih kepada klub atas kepercayaan, staf atas kerja sama, serta para pemain yang telah memberikan momen luar biasa,” ujar Mascherano.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para suporter atas dukungan selama masa kepelatihannya di klub milik David Beckham tersebut.
Kepergian Mascherano menandai berakhirnya era bersejarah Inter Miami. Pada musim pertamanya, pelatih berusia 41 tahun itu sukses mempersembahkan dua gelar bergengsi, termasuk MLS Cup pertama dalam sejarah klub serta juara Wilayah Timur.
Di bawah arahannya, Inter Miami tampil impresif sepanjang musim 2025 dengan mencetak total 101 gol di semua kompetisi, termasuk rekor 20 gol di fase playoff, serta menjalani 58 pertandingan dalam satu musim.
Prestasi klub juga bersinar di level internasional. Inter Miami mencatat sejarah sebagai tim MLS pertama yang menembus fase gugur Piala Dunia Antarklub FIFA 2025.
Tak hanya itu, mereka juga menjadi klub Concacaf pertama yang mampu menaklukkan tim Eropa dalam laga resmi internasional, sekaligus menjadi wakil Amerika Serikat pertama yang meraih kemenangan di turnamen tersebut.
Di kompetisi regional, Inter Miami melaju hingga semifinal Concacaf Champions Cup dan mencapai final Leagues Cup untuk kedua kalinya.
Managing Owner Inter Miami, Jorge Mas, memberikan apresiasi atas kontribusi Mascherano yang dinilai memiliki peran besar dalam membangun fondasi kesuksesan klub.
Untuk sementara, posisi pelatih kepala akan diisi oleh Guillermo Hoyos guna memimpin tim dalam pertandingan selanjutnya.
Mascherano sendiri mulai menangani Inter Miami sejak Januari 2024 dan berhasil membawa klub tersebut mencapai pencapaian terbaik sepanjang sejarahnya.
ANTARA









