BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Harga minyak sawit Malaysia ditutup melemah, Kamis (29/12/2016), akibat aksi ambil untung menjelang tutup tahun setelah dua sesi sebelumnya menguat. 

Selain itu, tekanan turun pada harga minyak sawit juga dipengaruhi oleh melemahnya harga minyak nabati pesaing minyak sawit di pasar komoditas global, kata seorang pelaku pasar di Kuala Lumpur seperti dikutip Reuters.

Sehari sebelumnya, harga minyak sawit menguat ke level tertinggi dalam satu setengah pekan, ditopang oleh kondisi membaiknya kinerja ekspor sawit Malaysia dan ketatnya pasokan di pasar.

Futures minyak sawit untuk kontrak Maret, 1FCPOc3, di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun 0,7 persen menjadi 3.106 ringgit ($693) per ton pada akhir perdagangan Kamis.

Volume transaksi tercatat sebesar 43.089 lot.

Sedangkan futures minyak kedelai untuk kontrak Maret, BOv1, di Chicago Board of Trade (CBOT) naik 0,1 persen, sementara futures minyak kedelai untuk kontrak Mei di Dalian Commodity Exchange, DBYcv1, turun 0,2 persen.

Untuk futures olein sawit kontrak Mei, DCPcv1, melemah 0,5 persen. (NEDELYA RAMADHANI