PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menegaskan bahwa laporan hasil reses yang disampaikan oleh anggota DPRD merupakan instrumen penting bagi pemerintah daerah.

Dokumen tersebut sebagai potret jujur mengenai kondisi pembangunan di lapangan yang dirasakan langsung oleh masyarakat di berbagai wilayah kecamatan dan kelurahan.

Zaini menyampaikan bahwa setiap poin yang dirangkum oleh para legislator akan menjadi bahan evaluasi mendalam bagi setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Evaluasi ini bertujuan untuk melihat sejauh mana program yang telah berjalan mampu menjawab kebutuhan warga, serta mengidentifikasi sektor mana saja yang masih memerlukan perhatian khusus dari pemerintah.

Menurutnya, dinamika yang berkembang di tengah masyarakat seringkali mengalami perubahan cepat, sehingga data dari hasil reses menjadi pembanding yang valid terhadap data internal pemerintah.

Hal ini diperlukan agar perencanaan pembangunan di masa mendatang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang nyata.

"Hasil reses ini bahan evaluasi strategis bagi kami di jajaran eksekutif. Dengan mendengarkan catatan dari DPRD, kita dapat mengoreksi kekurangan dan memastikan bahwa arah pembangunan tetap berada pada jalur yang benar demi kesejahteraan masyarakat," katanya, Rabu, 15 April 2026.

Ia menambahkan bahwa fokus evaluasi kali ini akan mencakup efektivitas penyaluran bantuan sosial, pemerataan infrastruktur pinggiran kota, hingga optimalisasi pelayanan publik di tingkat kelurahan.

Pemerintah Kota berkomitmen untuk lebih selektif dalam menyaring usulan agar anggaran yang terbatas dapat digunakan secara efisien dan tepat guna.

Ia mengajak seluruh elemen pemerintah untuk terbuka terhadap kritik dan saran yang muncul dari hasil reses tersebut.

Sinergi yang kuat antara hasil pengawasan legislatif dan eksekusi program oleh eksekutif diharapkan mampu mempercepat pembangunan Kota Palangka Raya yang lebih maju dan inklusif. (HENDRI/H)