BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Vitamin E sudah lama dikenal sebagai antioksidan, yang mampu menghancurkan radikal bebas berbahaya di dalam tubuh. Ada dua jenis utama vitamin E, yakni tokoferol dan tokotrienol.
Hingga saat ini, penelitian terhadap tokoferol sudah cukup ekstensif, dan hampir semua jenis suplemen vitamin E yang beredar saat ini berasal dari tokoferol. Tokotrienol, dibandingkan dengan tokoferol, baru memasuki babak baru sebagai perhatian para peneliti untuk 'mengupas' segala kelebihan dan kekurangannya.
Sebuah studi terbaru yang dilansir HealthToday, menyebutkan bahwa Profesor Ammu Radhakrishnan dari International Medical University, Malaysia, berhasil menguak potensi manfaat dari tokotrienol bagi imunitas tubuh untuk melawan infeksi.
Dari hasil pengujian terhadap hewan, seperti tikus, diketahui bahwa tokotrienol dapat meningkatkan sistem kekebalan tahan tubuh. Lantas, apakah hasil kajian tersebut juga bermanfaat bagi manusia?
Prof Ammu menyebutkan bahwa ia sudah melakukan uji klinis selama dua bulan, yang dilakukan terhadap 108 relawan sehat, wanita tidak merokok berusia 18 hingga 25 tahun. Para relawan itu dikelompokkan menjadi dua. Kelompok satu menerima 400 mg suplemen tocotrienol-rich fraction (TRF) setiap hari, sedangkan kelompok lainnya mendapatkan plasebo.
Karena dipisahkan secara acak, maka tim peneliti tidak pernah tahu kelompok mana yang mendapatkan suplementasi TRF dan mana yang menerima plasebo. Pada pengujian hari ke-28, para relawan ini diberikan vaksinasi tetanus toxoid.
Hasilnya, yang diterbitkan pada 2011 di European Journal of Clinical Nutrition, menunjukkan bahwa para relawan yang mendapatkan suplementasi TRF mengalami beberapa kondisi seperti berikut:
1. Produksi antibodi melawan tetanus toxoid meningkat. Ini dapat membantu sistem kekebalan tubuh menjadi lebih baik dalam melindungi tubuh dalam melawan racun jenis ini, yang dihasilkan oleh sejenis bakteri.
2. Peningkatan produksi interferon-γ dan interleukin-4, sitokinin yang berperan penting dalam memacu respons sistem kekebalan tubuh.
3. Terjadi peningkatan signifikan kadar vitamin E di dalam plasma.
Setelah menganalisis hasil pengujian itu, tim peneliti memberikan kesimpulan bahwa suplementasi 400 mg TRF setiap hari dapat meningkatkan respons imun pada orang yang sehat setelah mendapatkan vaksinasi.
Untuk itu, suplementasi tokotrienol mungkin bermanfaat jika kita mempertimbangkan cara alami dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah dalam melawan infeksi, seperti pasien diabetes dan kanker yang menjalani kemoterapi, suplementasi ini akan bermanfaat. (NEDELYA RAMADHANI/m)








