PANGKALAN BUN –

KEBERHASILAN tiga tim peneliti siswa dari SMP Tunas Agro menembus ajang OPSI tingkat nasional menjadi kabar membanggakan yang patut disyukuri. Ke 3 tim tersebut adalah Tim IPS dengan  bimbingan Agus Maryanto, S.Pd yang juga kepala Sekolah, Gendhis S.Pd dengan Tim IPAnya dan Tim IPS lainnya dengan bimbingan  Pustakawan Sekolah Nopiar, S.Pd. 

Prestasi ini bukan hanya sekadar capaian akademik, tetapi juga bukti nyata bahwa semangat literasi dan penelitian di lingkungan sekolah terus tumbuh dan berkembang. Di tengah tantangan pendidikan saat ini, keberhasilan ini menjadi sinyal positif bahwa siswa mampu bersaing di level yang lebih tinggi dengan bekal kreativitas dan kerja keras.

Proses menuju tahap nasional tentu tidak instan. Para siswa telah melalui berbagai tahapan mulai  dari identifikasi masalah, studi literatur, perancangan metode, pengumpulan data, analisis data, hingga pelaporan dan tahap reviu oleh Juri di tingkat  nasional hingga aksi riset selanjutnya.   Proses ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan penelitian secara sistematis, valid, dan objektif.                             

Semua itu membutuhkan ketekunan, bimbingan guru, serta dukungan lingkungan sekolah. Keberhasilan ini mencerminkan kolaborasi yang kuat antara siswa, guru pembimbing, dan seluruh warga sekolah yang bersama-sama menciptakan budaya belajar yang produktif.

Lebih dari sekadar lomba, OPSI menjadi wadah bagi siswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, problem solving, dan komunikasi ilmiah. Ketiga tim yang lolos ini telah menunjukkan bahwa pelajar SMP pun mampu menghasilkan karya penelitian yang relevan dan berdampak. Hal ini sekaligus mematahkan anggapan bahwa penelitian hanya milik kalangan akademisi tingkat tinggi.

Bagi warga sekolah, capaian ini menjadi motivasi baru untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam bidang literasi dan penelitian. Semangat ini diharapkan dapat menular kepada siswa lain agar berani mencoba, berinovasi, dan tidak takut gagal. Sekolah pun memiliki peluang besar untuk terus mengembangkan program-program yang mendukung lahirnya peneliti muda berbakat.

Keberhasilan ini juga membawa nama baik sekolah di tingkat nasional. SMP Tunas Agro kini tidak hanya dikenal sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai tempat tumbuhnya generasi peneliti muda yang inspiratif. Hal ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi orang tua, guru, dan masyarakat sekitar.

Akhirnya, lolosnya tiga tim peneliti remaja ke tingkat nasional adalah langkah awal menuju prestasi yang lebih besar. Dengan semangat, dukungan, dan kerja sama yang terus terjaga, bukan tidak mungkin SMP Tunas Agro akan melahirkan lebih banyak lagi inovator muda di masa depan. Prestasi ini adalah bukti bahwa dengan tekad dan kesempatan, siswa mampu melampaui batas dan mengukir prestasi gemilang.

Penulis: Nopiar (Kak Nono) Kapus Cendekia SMP Tunas Agro/ Pegiat literasi TBM Grup Literasi Gawi Hatantiring/ Relima Perpusnas RI 2025/2026