PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Di tengah hujan yang mengguyur Kota Pangkalan Bun, warga digegerkan dengan penemuan seorang pemuda yang meninggal dunia diduga bunuh diri, di sebuah kamar kos di Jalan Rajawali, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan, Rabu, 15 April 2026, sekitar pukul 22.00 WIB.

Korban diketahui asal Sumatra Utara. Berdasarkan identitasnya, korban merupakan warga Kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh sejumlah saksi yang hendak masuk ke rumah usai pulang bekerja. 

Saat tiba di lokasi, saksi menemukan korban dalam kondisi tergantung di kusen pintu kamar mandi.

Kasatreskrim Polres Kotawaringin Barat, AKP Muhammad Fachrurrozi, menjelaskan bahwa korban ditemukan dalam posisi tergantung dengan selembar handuk yang melilit di lehernya.

“Pada Rabu, 15 April 2026 sekitar pukul 22.00 WIB, saksi yang pulang kerja dan hendak masuk ke rumah menemukan korban sudah dalam posisi tergantung di kusen pintu kamar mandi dengan handuk melilit di leher,” ujar Fachrurrozi.

Melihat kejadian tersebut, saksi langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Warga kemudian melaporkan peristiwa itu ke SPKT Polres Kobar melalui sambungan telepon.

Petugas yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian, untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengamankan sejumlah barang bukti.

Adapun barang bukti yang diamankan di antaranya satu lembar selimut, satu unit handphone, satu tas koper, satu celana panjang kain warna cokelat, serta satu celana dalam warna hitam.

Berdasarkan hasil pemeriksaan visum et repertum (VER), tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Selain itu, petugas juga mendapati kondisi lidah korban dalam keadaan tergigit.

“Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda kekerasan. Penyebab kematian diduga akibat mati lemas atau asfiksia karena gantung diri,” jelasnya. (DANANG/H)