PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Budaya berpakaian atau outfit culture di kalangan Generasi Z kini tidak lagi sekadar soal penampilan, tetapi menjadi sarana membangun identitas dan komunikasi sosial.

Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Farid Zaky Yopiannor, menilai gaya berpakaian Gen Z merupakan bentuk konstruksi identitas yang dinamis.

“Pakaian bukan lagi sekadar pelindung tubuh, melainkan instrumen komunikasi visual yang sarat makna,” Farid Zaky Yopiannor di Palangka Raya, Kamis, 16 April 2026.

Ia menjelaskan bahwa outfit yang digunakan generasi muda mencerminkan citra diri yang ingin ditampilkan kepada publik.

Selain itu, ia menyebut media sosial menjadi ruang bagi generasi muda untuk menampilkan identitas tersebut melalui pilihan gaya berpakaian.

“Pakaian telah menjadi medium untuk menunjukkan nilai kebebasan dan identitas personal,” katanya. (HERMAWAN DP/j)