PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat di Kalimantan Tengah dinilai berpotensi menghemat bahan bakar minyak (BBM).

Pengamat Kebijakan Publik Universitas Palangka Raya (UPR), Suprayitno, menyebut secara akademis kebijakan tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap pengurangan konsumsi BBM.

“Saya rasa akan efektif, karena di daerah itu ada ASN baik dari pemerintah pusat ataupun daerah, namun dengan catatan bahwa memang pegawai yang WFH bekerja dari rumah, bukan malah bepergian,” Suprayitno di Palangka Raya, Kamis, 16 April 2026.

Ia menjelaskan jumlah ASN yang cukup besar dari instansi pusat maupun daerah menjadi faktor yang mendukung potensi penghematan tersebut.

Namun demikian, ia menegaskan efektivitas kebijakan sangat bergantung pada perilaku ASN dalam menjalankan WFH.

“Jika malah bepergian akan berdampak menambah beban, bukan mengurangi beban,” tegasnya. (HERMAWAN DP/j)