BORNEONEWS, Palangka Raya - Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya, Berlianto, memproyeksikan implementasi teknologi pengolahan sampah anorganik sebagai pilar utama dalam mewujudkan kota hijau yang berkelanjutan.
Visi ini mengintegrasikan perlindungan lingkungan dengan aspek pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan limbah secara sistematis.
Transformasi ini menitikberatkan pada perubahan status sampah dari beban lingkungan menjadi aset daerah.
Melalui optimalisasi sarana pengolahan di tingkat kecamatan, DLH berkomitmen menciptakan sistem yang tidak hanya membersihkan kota, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi lokal melalui produk-produk daur ulang berkualitas.
Menurut Berlianto, kunci utama dari keberlanjutan ini adalah penggunaan teknologi tepat guna yang mampu mengubah karakteristik sampah plastik menjadi material yang memiliki fungsi pakai tinggi.
Keberhasilan produksi paving block di PDU Panarung menjadi bukti awal bahwa infrastruktur kota di masa depan dapat dibangun menggunakan material ramah lingkungan hasil olahan sendiri.
"Implementasi teknologi pengolahan sampah ini adalah langkah nyata kita menuju kota hijau. Kita ingin sampah anorganik tidak lagi menjadi masalah, melainkan menjadi pilar yang mendukung kemandirian ekonomi daerah," ungkapnya, Kamis, 16 April 2026.
Selain manfaat infrastruktur, program ini diharapkan dapat menstimulasi munculnya industri kreatif berbasis lingkungan di Palangka Raya.
Dengan adanya standar harga dan pasar yang jelas untuk produk daur ulang, masyarakat dan kelompok swadaya diharapkan lebih termotivasi untuk terlibat aktif dalam rantai pasok pengelolaan sampah anorganik.
Berlianto mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk melihat pengelolaan sampah sebagai investasi masa depan.
Dengan sinergi antara teknologi, kebijakan pemerintah, dan partisipasi publik, Kota Palangka Raya optimis dapat mencapai target pengurangan sampah nasional sekaligus menjadi model kota mandiri yang berbasis pada ekonomi sirkular. (HENDRI/R)
Pemko Palangka Raya Kelola Sampah Jadi Pilar Ekonomi Mandiri
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Palangka Raya Terima Banpres Rp10 Miliar
Menkes Ingin Jadikan Bus Oksigen Pemko Palangka Raya sebagai Pilot Project Penanganan ISPA
Puluhan Sekolah di Palangka Raya Masih Dipimpin Plt, Pengisian Definitif Ikuti Aturan
Kepala DLH Palangka Raya Tinjau Langsung Pengelolaan Sampah di Dua Kecamatan
Indeks Kualitas Udara Palangka Raya Capai 1.506, Masuk Kategori Berbahaya
Klinik Bersalin di Palangka Raya Bisa Terbitkan KIA hingga Perubahan KK untuk Anak Baru Lahir
Komentar (0)
Memuat komentar…







