KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) terjadi di wilayah Pujon, Kapuas Tengah dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir, membuat warga kesulitan mendapatkan pasokan.

Seorang warga setempat menyebutkan kondisi ini sudah berlangsung cukup parah selama tiga hari terakhir, terutama untuk jenis BBM seperti Pertalite dan Pertamax.

“Yang parah tiga hari ini, sempat kosong. Hari ini ada info BBM sudah masuk, tapi harganya masih tinggi,” ujar Tri seorang warga setempat kepada Borneonews, Kamis, 16 April 2026.

Ia menjelaskan, harga BBM di tingkat eceran mengalami lonjakan signifikan akibat kelangkaan tersebut, bahkan sempat menyentuh angka Rp30.000 per liter untuk Pertalite.

Meski saat ini mulai ada pasokan masuk, harga BBM masih bervariasi di sejumlah titik, dengan kisaran Pertalite sekitar Rp23.000 per liter dan Pertamax mencapai Rp25.000 per liter.

Kondisi ini diperparah dengan minimnya fasilitas pengisian bahan bakar di wilayah tersebut, di mana tidak terdapat SPBU resmi dan hanya mengandalkan pom mini yang juga tidak selalu beroperasi.

Akibatnya, warga terpaksa mencari BBM hingga ke daerah lain seperti Pendamunte bahkan sampai ke wilayah Timpah demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Betul, banyak yang mencari sampai ke Pendamunte, bahkan ada juga yang ke Timpah karena di sini benar-benar kosong,” ungkapnya. (SABRIANOOR/j)