PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah, Riska Agustin, menerima kunjungan kerja dari tim Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia.

Pertemuan ini menjadi ruang koordinasi strategis antara lembaga legislatif daerah dengan instansi pusat guna menyamakan persepsi serta membahas langkah pengoptimalan program kesejahteraan sosial di wilayah Kalimantan Tengah.

Dalam pertemuan yang berlangsung kondusif tersebut, fokus utama diskusi diarahkan pada upaya penguatan dan pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi (DTSE).

Basis data ini dinilai memiliki peran yang sangat vital dan strategis, mengingat menjadi acuan utama dalam penentuan sasaran penerima berbagai program bantuan sosial maupun kegiatan pemberdayaan masyarakat yang digulirkan oleh pemerintah.

Riska Agustin menjelaskan bahwa kedatangan tim dari Kemensos ini merupakan langkah positif untuk memastikan data yang dimiliki senantiasa akurat, valid, dan up-to-date.

"Data yang mutakhir menjadi kunci utama agar penyaluran bantuan sosial dapat berjalan tepat sasaran, sehingga benar-benar diterima oleh pihak yang berhak dan membutuhkan, serta menghindari terjadinya tumpang tindih data," katanya, Kamis, 16 April 2026.

Ia menegaskan bahwa DTSE yang lengkap dan akurat akan memudahkan pemerintah dalam merancang kebijakan yang tepat guna. Mulai dari penyaluran bansos hingga program pemberdayaan ekonomi masyarakat, semuanya bertumpu pada data tersebut.

Oleh karena itu, proses pemutakhiran data secara berkala harus terus dilakukan untuk menyesuaikan dengan dinamika dan perubahan kondisi di lapangan.

Pihaknya menyambut baik inisiatif yang dilakukan oleh Kementerian Sosial dan berkomitmen untuk mendukung penuh kelancaran proses ini.

"Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan legislatif dianggap mutlak diperlukan guna menjaga integritas data, sehingga manfaat yang dirasakan oleh masyarakat dapat terasa lebih nyata dan merata di seluruh pelosok daerah," pungkasnya (PATHUR)