PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Keterlibatan pekebun sawit swadaya dalam kegiatan konservasi lingkungan dinilai sebagai langkah strategis dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan kelestarian alam. Upaya ini terus didorong melalui kolaborasi berbagai pihak di tingkat desa.

Direktur BUMDes Berkah Mulya Jaya, Choirul Fuadi, menegaskan bahwa partisipasi pekebun dalam program konservasi merupakan bagian dari komitmen jangka panjang yang dibangun secara bertahap bersama mitra terkait.

Menurutnya, orientasi pengelolaan perkebunan tidak hanya berfokus pada peningkatan hasil produksi, tetapi juga pada tanggung jawab menjaga lingkungan agar tetap lestari.

“Ini bukan hanya tentang hasil kebun, tetapi juga tentang bagaimana kami menjaga alam agar tetap lestari untuk generasi mendatang,” ujarnya dalam rilis kepada Borneonews pada Kamis, 16 April 2026.

Ia menambahkan, keberhasilan mendorong praktik perkebunan berkelanjutan sangat bergantung pada sinergi antara pekebun, perusahaan, pemerintah, serta pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam memastikan program berjalan konsisten dan memberikan dampak nyata.

"Dengan pendekatan tersebut, BUMDes Berkah Mulya Jaya berharap praktik keberlanjutan tidak hanya menjadi program sesaat, tetapi berkembang menjadi budaya di tingkat pekebun," tambahnya.

Langkah ini sekaligus memperkuat peran masyarakat desa sebagai garda terdepan dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan. (TESTI PRISCILLA/y)