JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meminta seluruh calon komandan batalyon (Danyon) dan komandan kompi (Danki) untuk mengembangkan potensi diri agar bisa menjadi prajurit terbaik dan profesional.

Hal tersebut dikatakan Maruli di depan para perwira yang akan mengikuti pendidikan di Pakistan, di Markas Besar AD, Jakarta Pusat, seperti dikutip siaran pers yang diterima, Jumat 17 April 2026.

Maruli menilai bahwa kesempatan menimba ilmu militer di Pakistan harus dimanfaatkan dengan maksimal oleh prajurit untuk menambah wawasan wawasan di bidang kemiliteran.

Menurut dia, wawasan yang luas menjadi modal utama seorang komandan dalam mencari solusi, mengambil keputusan dengan cepat dan tepat di tengah berbagai macam dinamika tugas di lapangan.

"Bagaimana berpikir keras untuk bangsa dan negara, bagaimana tugas selesai dengan baik, dan bagaimana semaksimal mungkin tugas kalian dapat diselesaikan,” kata Maruli.

Selain memperluas wawasan, Maruli meyakini pendidikan yang akan dijalani para calon Danyon dan Danki itu akan membentuk karakter dan kepemimpinan para calon komandan.

Karena itu dia berharap para calon komandan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk terus mengembangkan diri demi memajukan TNI AD dan juga pengabdian kepada negara.

"Berkreasi dan berinovasi dengan baik. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar secara maksimal. Jadikan diri kalian prajurit yang unggul, sehingga mampu membawa satuan ke arah yang lebih baik," ujarnya.

Diketahui sebanyak 100 perwira ini akan mengikuti pendidikan Danyon-Danki yang akan berlangsung pada 17 April hingga 28 Juni 2026 di Pakistan, dengan didampingi empat perwira peninjau.

ANTARA