BORNEONEWS, Sukamara – Warga dua desa, Natai Kondang dan Laman Baru, di  Kecamatan Permata Kecubung, Kabupaten Sukamara, belum juga menikmati jasa PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), karena terbatasnya daya listrik. Padahal, jaringan sudah terpasang sejak tahun lalu.  

"Belum teralirinya listrik di dua desa tersebut, selain karena terbatasnya jaringan listrik, juga disebabkan rusaknya mesin pembangkit di kecamatan. Dengan adanya kendala itu membuat PLN kecamatan belum bisa mengaliri dua desa tersebut, namun kita tetap berusaha agar desa yang belum teraliri secepatnya bisa menikmati listrik,” kata Kepala Bidang Pertambangan dan Energi Disperindagkoptamben Sukamara, Antin Hastuti, Jumat (30/12/2016).

Antin mengatakan untuk mengatasi masalah tersebut, pihaknya berencana akan memprogramkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk disebar ke desa-desa yang belum mendapat aliran listrik. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memberikan penerangan bagi masyarakat saat malam hari.

“Selain itu kita juga sudah melakukan kerjasama dengan pihak perusahaan yang berdekatan dengan desa untuk membagikan daya listriknya untuk masyakarat sekitar.” Tuturnya.

Berdasarkan data rasio elektrifikasi yang dimiliki Disperindagkoptamben Sukamara, terdapat 8.115 rumah tangga menggunakan listrik daya PLN dan 2.097 rumah tangga menggunakan listrik non PLN seperti PLTS. (MG-13/N).