NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik  – Seorang pria, warga Desa Sekoban, Kecamatan Lamandau, Kabupaten Lamandau, ditemukan tewas diduga bunuh diri di bangunan bekas Posyandu setempat. Insiden tersebut dilaporkan kepada pihak kepolisian pada Jumat, 17 April 2026.

Kapolres Lamandau, AKBP Joko Handono, membenarkan adanya laporan tersebut. Menurutnya, setelah menerima informasi, pihaknya segera mengerahkan personel gabungan untuk menindaklanjuti laporan warga.

"Benar, pada hari Jumat tanggal 17 April 2026 kami menerima laporan dari masyarakat bahwa ditemukan seseorang yang diduga gantung diri di bekas Posyandu Desa Sekoban," ujar AKBP Joko Handono, Jumat, 17 April 2026.

Setelah dilakukan pemeriksaan di lokasi kejadian oleh tim identifikasi Satreskrim Polres Lamandau, Polsek Lamandau, serta didampingi dokter dari Puskesmas Tapin Bini, ditemukan sejumlah fakta.

"Dari hasil pemeriksaan sementara di TKP dan terhadap tubuh korban, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik maupun unsur pidananya. Namun, kami menemukan ciri-ciri khas kematian akibat gantung diri, seperti keluarnya kotoran dari dubur dan kemaluan korban," jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan keterangan yang dihimpun dari keluarga korban, diketahui bahwa almarhum diketahui sedang memiliki masalah atau beban pikiran terkait urusan rumah tangga.

"Dari keterangan keluarga, memang diketahui bahwa korban sebelumnya sedang memiliki permasalahan rumah tangga. Namun, untuk penyebab pasti kematiannya akan dikonfirmasi lebih lanjut melalui hasil visum et repertum," tambah AKBP Joko.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi dan penanganan lebih lanjut masih dilakukan oleh pihak kepolisian untuk diproses sesuai prosedur hukum. (NATALIA KRISTIN/j)