BORNEONEWS, Pulang Pisau – Wakil Bupati Pulang Pisau, Ahmad Jayadikarta menghadiri kegiatan Kampanye Gerakan Aksi Bergizi di MAN 1 Pulang Pisau, Jumat, 17 April 2026. Dalam kegiatan tersebut, ia juga menyerahkan vitamin kepada para pelajar.
Program yang digagas Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau itu bertujuan memberikan edukasi kepada remaja tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Ahmad Jayadikarta mengatakan kampanye aksi bergizi sangat penting untuk meningkatkan kesadaran pelajar, terutama remaja, agar memahami pola hidup sehat dan menjaga kondisi tubuh sejak usia sekolah.
“Kampanye gerakan aksi bergizi ini penting untuk memberikan edukasi kepada anak-anak pelajar yang sudah remaja dalam menjaga kesehatan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, masa remaja merupakan fase transisi menuju usia dewasa yang rentan, sehingga perlu dibekali pemahaman kesehatan reproduksi serta pencegahan pernikahan usia dini.
“Usia remaja adalah masa persiapan menuju dewasa yang rentan, sehingga dalam kegiatan ini juga dikampanyekan anti pernikahan anak,” katanya.
Menurutnya, pencegahan pernikahan dini juga menjadi bagian penting dalam menekan angka stunting. Sebab, ibu yang menikah di usia terlalu muda dinilai belum siap secara fisik maupun mental untuk menjalani kehamilan dan pengasuhan anak.
“Pernikahan dini menjadi salah satu penyebab terjadinya stunting karena ibu belum siap secara fisik maupun mental,” jelasnya.
Ia berharap para pelajar mampu merencanakan masa depan dengan baik dan tidak terburu-buru mengambil keputusan menikah di usia muda. Program tersebut, lanjutnya, juga sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, termasuk melalui program satu rumah satu sarjana. (RETHA/J)









