PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di Palangka Raya terpantau aman. Kondisi tersebut terlihat di salah satu SPBU di Jalan S. Parman yang masih melayani pengisian normal, Jumat, 17 April 2026.

Stabilnya pasokan Pertamax menjadi kabar baik bagi pengemudi ojek online (ojol) maupun pelaku usaha makanan dan minuman yang bergantung pada kelancaran distribusi harian.

Sejumlah pengemudi ojol mengaku tidak mengalami kendala berarti untuk mendapatkan Pertamax sebagai penunjang aktivitas kerja. Ketersediaan BBM dinilai sangat membantu menjaga ritme pekerjaan, terutama saat permintaan layanan antar meningkat.

Salah seorang pengemudi ojol, Andi mengatakan dirinya masih bisa beroperasi normal karena stok Pertamax tersedia.

“Kalau Pertamax sejauh ini aman, jadi kami tetap bisa narik seperti biasa. Tidak perlu antre panjang, saya sih sering beli di SPBU Jalan S. Parman,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan pelaku usaha kuliner, Dicha. Menurutnya, kelancaran operasional pengemudi ojol sangat berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan dan keberlangsungan usaha makanan yang mengandalkan layanan pesan antar.

“Kalau pengantaran lancar, pelanggan juga puas. Ini penting untuk usaha kami,” ungkapnya.

Dengan stok Pertamax yang stabil, aktivitas ekonomi khususnya sektor kuliner tetap berjalan lancar. Pelaku usaha berharap ketersediaan BBM tersebut terus terjaga agar rantai distribusi dan pelayanan kepada konsumen tidak terganggu.

“Kami berharap pemerintah dan pihak terkait dapat mempertahankan stabilitas pasokan Pertamax, sekaligus segera mengatasi kelangkaan BBM jenis lain,” pungkasnya. (MARINI/J)