BORNEONEWS, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menjajaki kolaborasi pengembangan akademi olahraga dan sport tourism dengan Qatar saat menggelar pertemuan dengan Duta Besar Qatar untuk RI Sultan bin Mubarak Al-Dosari.
"Indonesia perlu banyak belajar dari Qatar karena negara tersebut merupakan salah satu negara dengan industri olahraga yang sangat maju," kata Erick Thohir, dikutip keterangan resmi di Jakarta, Jumat.
Dalam pertemuan di Kantor Kemenpora, Senayan, pada Kamis (16/4) itu, Menpora yang didampingi Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga, Gunawan Suswantoro, serta staf khusus dan tenaga ahlinya membahas peluang kerja sama strategis antara Indonesia dan Qatar.
Menpora menginginkan adanya kolaborasi dalam pengembangan ekosistem olahraga yang terintegrasi serta pariwisata berbasis olahraga (sport tourism).
Dia mengatakan, Qatar memiliki Aspire Zone Foundation yang mampu mengelola ekosistem olahraga secara terintegrasi, mulai dari pembinaan atlet, sport science, hingga pengelolaan infrastruktur secara menyeluruh.
Oleh sebab itu, pertemuan dengan Dubes Qatar untuk RI menjadi momentum penting untuk mengeksplorasi berbagai peluang kerja sama, khususnya di bidang olahraga, baik industri olahraga maupun pariwisata olahraga (sport tourism), sehingga ekosistem olahraga Indonesia dapat berkembang secara berkelanjutan.
"Saya berharap pertemuan ini dapat membuka ruang kerja sama yang lebih luas, khususnya dalam pengembangan ekosistem olahraga nasional," tutur Erick, yang juga ketua umum PSSI.
Menpora meyakini bahwa kolaborasi yang tepat dapat mendorong ekosistem olahraga nasional menjadi lebih terstruktur dan berdaya saing global.
Lebih lanjut, dia juga menegaskan pentingnya diplomasi olahraga sebagai kunci dalam memperkuat kerja sama antarnegara.
"Saya yakin pendekatan sport diplomacy ke depan akan menjadi kunci dalam memperkuat kolaborasi lintas negara. Bagi Indonesia, hal ini diharapkan mampu membangun ekosistem olahraga yang lebih terstruktur, kompetitif, dan berdaya saing global," ujar Erick.
ANTARA









